Pages

Rabu, 11 Mei 2016

MANEKEN: Sebuah Kisah Cinta Sarat Renungan

Judul buku: Maneken
Jumlah halaman: 181 halaman
Penulis: S.J. Munkian
Penerbit: Republika
Tahun terbit: 23 September 2015
ISBN13: 9786029474060
Sepasang maneken diletakkan di etalase utama di sebuah butik bernama Medilon Shakespeare. Mereka bukanlah maneken biasa. Pada kenyataannya, mereka dapat berkomunikasi. Mereka dapat mempengaruhi manusia. Mereka memiliki sesuatu yang mereka sebut sebagai kemampuan maneken. Sebuah maneken perempuan bernama Claudia dan sebuah maneken laki-laki bernama Fereli, dijadikan bintang utama dari busana-busana andalan Medilon Shakespeare. Tak ada siapa pun yang tahu, betapa Claudia membenci Fereli. Sikap sok tahunya. Keramahannya yang mengganggu. Kemampuan bahasa Perancisnya yang menyebalkan. Tapi kemudian, dengan segenap kelembutan dan ketabahannya menghadapi Claudia, Fereli berhasil memenangkan hati Claudia.

Rabu, 02 Maret 2016

Q dan Petualangannya Menemukan Margo




Judul buku: Paper Town
Jumlah halaman: 360 halaman
Penulis: John Green
Tahun terbit: September  2014
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
ISBN13: 9786020308586



Sebagai manusia biasa, wajar saja bagi kita mempercayai keajaiban. Dan dalam beberapa cara, keajaiban sungguh benar terjadi, setidaknya begitu menurut Quentin Jacobsen yang selama satu dekade lebih menganggap tetangga depan rumahnya, Margo Roth Siegelmen, sebagai satu dari keajaiban yang mungkin terjadi dalam hidupnya.

Minggu, 22 November 2015

Petualangan Gading-Kingkin & Kenangan Padi


Jumlah halaman: 190 halaman
Penulis: Henny Alifah
Penyunting: Mastris Radyamas
Tahun terbit: Februari 2015
Penerbit: Indiva Media Kreasi
ISBN13: 9786021614488
Penghargaan: Pemenang pertama Lomba Menulis Novel Inspiratif Indiva 2014

“Gadis itu benar, Bos. Isinya cuma buku!
“Karung yang ini juga cuma buku!”
Pria utama kecewa dengan kata-kata anak buahnya. Dia berharap lebih dari karung-karung tersebut. Sudah beberapa hari ini dia tidak mendapat mangsa empuk untuk menyambung hidupnya. Apakah ini saatnya dia berganti profesi?
"Ya, sudah. Tak apa. Kita jual buku-buku itu!”
“Buku ini tidak dijual!” teriak Kingkin.
Tepat saat Kingkin meneriakkan kata-kata itu, sebuah cahaya muncul dari arah belakangnya. Pandangan mereka semua jadi silau.

Jumat, 29 Mei 2015

Kemungkinan Besar Dalam Alaska

Judul buku: Looking for Alaska
Jumlah halaman: 288 halaman
Penulis: John Green
Penerjemah: Sekar Wulandari
Tahun terbit: 17 Juli 2014
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
ISBN13: 9786020307329

Suatu hari, Miles Halter mengambil keputusan besar untuk hidupnya: meninggalkan Florida demi sebuah SMA berasrama yang “bagus” di Alabama, Culver Creek. Itu adalah sebuah sekolah superdisiplin yang disesaki anak-anak berkemampuan akademik di atas rata-rata. Tidak diragukan jika anak-anak itu hampir selalu terkagum-kagum dengan segala bentuk kejahilan, kecuali Miles tentu saja. Setidaknya di awal hari-harinya di Culver Creek, dia terobsesi dengan Kemungkinan Besar yang mungkin akan dia temui di tempat asing yang baru itu, sebesar obsesi uniknya terhadap kata-kata terakhir orang-orang terkenal sebelum mereka meninggal.

Sabtu, 09 Mei 2015

Sebuah Novel Remaja yang Sarat Nilai

Judul buku: Paper Town
Jumlah halaman: 360 halaman
Penulis: John Green
Tahun terbit: September  2014
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
ISBN13: 9786020308586
Quentin Jacobson adalah pelajar berusia tujuh belas yang telah jatuh cinta pada tetangganya, Margo Roth Spiegelman, hampir di sepanjang hidupnya. Gadis populer di sekolah mereka, sebuah SMA di Central Florida, yang cantik, cerdas, keren, dan berkharisma. Mereka telah saling mengenal sejak kecil, dan kedua orang tua mereka berteman baik. Tetapi setelah seseorang mati di Jefferson Park, Margo tidak pernah lagi mendekati Quentin.

Minggu, 11 Januari 2015

Reading Story #1: Tentang Rindu


Photo taken by Leea Avtari
Judul buku: Rindu
Penulis:  
Jumlah halaman: 544 halaman
Tahun terbit: 25 September 2014 
Penerbit: Penerbit Republika
ISBN13: 9786028997904

       Desain cover yang terkesan minimalis dan manis adalah alasan saya mecomot novel ini di antara deretan novel yang bersarang di atas rak buku Gramedia. Pokonya good looking deh ini novel. Pun pemilihan judul “Rindu” mempermanis tampilan luarnya. Banyak pembaca yang agaknya tergoda dengan cerita yang ditawarkan dalam sinopsis (lima tokoh, lima konflik, lima pertanyaan) akan tetapi kali ini judul saja telah membuat saya mereka-reka ada sesuatu dalam novel ini karena saya cukup yakin Tere Liye tidak akan tega mendeksripsikan rindu yang dangkal. Ekspektasi lebih tak bisa saya hindari karena sudah lumayan menggandrungi karya-karya Tere Liye sebelumnya walau bukan berarti mengkultuskan.

Senin, 29 Desember 2014

Dare To Say #1: Unfriend You

Judul buku: Unfriend You
Penulis
Editor: 
Jumlah halaman: 286 halaman
Tahun terbit: Juni 2013 286 pages
Penerbit: GagasMedia
ISBN: 9780780648 (ISBN13: 9789797806484)

Tentang seorang gadis yang biasa pindah-pindah sekolah gara-gara orang tuanya yang sering dipindahtugaskan ke berbagai kota sehingga membuatnya sulit memiliki teman. Disekolah barunya jadilah dia sebagai salah satu clique yang sangat populer seantero sekolah bareng Aura dan Milani. Yang tadinya dia hanya itik kemudian dirubah menjadi angsa oleh Aura. Yang belakangan diketahui ternyata Katrissa pernah menyelamatkan Aura di 'Pojok Derita' dulunya makanya dia baik dan menjadikan Katrissa sebagai salah satu gengnya, disini gak tau sih ya Aura itu udah jadi angsa terkenal atau belum, gak dijelasin juga.

Kamis, 21 Agustus 2014

Bilamana Kau Jatuh Cinta Kepada Sahabatmu

Judul buku: Refrain
Jumlah halaman: 318 halaman
Penulis: Winna Efendi
Tahun terbit: 1 September 2009
Penerbit: Gagas Media
ISBN: 9797803627 (ISBN13: 9789797803629)

        Tidak ada persahabatan yang sempurna di dunia ini. Yang ada hanya orang-orang yang berusaha sebisa mungkin untuk mempertahankannya.
Ini bisa jadi sebuah kisah cinta biasa. Tentang sahabat sejak kecil, yang kemudian jatuh cinta kepada sahabatnya sendiri. Sayangnya, di setiap cerita harus ada yang terluka.
Ini barangkali hanya sebuah kisah cinta sederhana. tentang tiga sahabat yang merasa saling memiliki meskipun diam-diam saling melukai.
Ini kisah tentang harapan yang hampir hilang. Sebuah kisah tentang cinta yang nyaris sempurna, kecuali rasa sakit karena persahabatan itu sendiri.

[Prolog]

Jumat, 08 Agustus 2014

Remember When [A Review]


Judul Buku: Remember When
Jumlah Halaman: 260 halaman
Penulis: Winna Efendi
Editor: Samira & Gita Romadhona
Tahun Terbit: Maret 2011
Penerbit: Gagas Media
ISBN: 9797804879 (ISBN13: 9789797804879)

        Moses dan Adrian yang bersahabat sejak kecil (mereka bahkan sudah bertemu sejak lahir), jatuh cinta pada sepasang sahabat, Freya dan Gia. Moses yang nerd, ketua OSIS teladan, menyukai Freya yang juga kutu buku dan superserius dalam hal akademik. Sedang Adrian yang ganteng, tinggi, jago basket, dan setiap pagi mendapat banyak ungkapan cinta dari penggemar di lokernya, naksir Anggia yang ramah, ceria, cantik, dan tipe idaman hampir semua cowok di sekolah. Kecanggungan Moses dan kepercayaan diri Adrian berakhir bahagia. Moses jadian dengan Freya, dan Adrian jadian sama Anggia. Tapi, kisah yang sebenarnya baru dimulai semenjak itu.

Senin, 14 Juli 2014

A Reading Story of Menjadi Djo by Jannahkey

Dari awal melihat cover dari novel menjadi Djo, dengan layangan merah yang ditarik seorang anak serta temannya yang lain dengan kulit yang amat eksotis, saya sudah mebayangkan bahwa novel ini merupakan novel kisah perjuangan anak-anak dalam meraih cita-citanya, atau mungkin kisah anak-anak yang miskin mencoba mengarungi kesulitan hidupnya, entahlah. Pada intinya sekilas melihat cover dan judulnya yang terfikir dalam benak saya hanyalah Perjuangan!
Novel ini dibagi menjadi 3 part. Part satu awal tahun 1960-an merupakan masa–masa yang amat manis menurut saya. Kepolosan A Guan keturunan Tionghoa yang berteman dengan Yanto yang merupakan Pribumi sangat manis digambarkan oleh penulis. Karena pada saat itu Tionghoa dianggap berbeda dengan Pribumi. Permasalahan Rasisme membuat orang-orang

Rabu, 09 Juli 2014

Menjadi Djo, Sebuah Review

Judul buku: Menjadi Djo
Jumlah halaman: 296 halaman
Penulis: Dyah Rinni
Tahun terbit: 22 Mei 2014
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
ISBN13: 9786020304472

         “Apa hanya karena lahir di Indonesia, otomatis kita menjadi orang Indonesia? Kalau begitu, bukankah aku berhak disebut sebagai orang Indonesia juga?Tetapi tidak. Hanya karena kulit kami yang berbeda, seumur hidup keberadaan kami akan selalu dipertanyakan. Apakah kami setia? Apakah kami akan membelot?Apakah kami akan menjual negara ini? Ataukah karena hati kita di Indonesia, kita berhak disebut orang Indonesia?

Senin, 17 Maret 2014

Benarkah VERSUS "Another Version of Mengejar Matahari"?


Saya membeli VERSUS Februari silam. Saya membeli ini sebagai referensi untuk cerita yang akan saya tulis. Novel karangan Robin Wijaya ini membuat saya sangat terkesan dengan blurb-nya. Sebelumnya, saya sudah membaca novel Robin Wijaya. Before Us. Bukan favorit saya. Tapi saya tidak kapok untuk membaca karya Robin. Apalagi, blurb novel ini sangat menjanjikan. Lalu apakah saya kecewa lagi? Exactly! Saya kecewa untuk kedua kalinya. Tapi yang kedua sedikit lebih parah. Buku Robin yang saya baca sebelumnya adalah rekomendasi seorang kawan virtual yang sering berdiskusi dengan saya seputar penulisan novel. Dan suatu hari, teman virtual saya yang lain, mengirimi saya

Sabtu, 15 Maret 2014

Perahu Kertas [Seperti Potongan Fragmen yang Disatukan dengan Terburu-Buru]


T.E.L.A.T.B.A.N.G.E.T!
     Iya banget, emang. Nonton Perahu Kertas baru minggu lalu. Itu juga, setelah film itu mengendap (mungkin) berabad-abad lamanya di dalam folder Watching List gue. Bukunya baru dibaca 2011 silam, padahal terbitnya 2008. Keliatan banget ya, kalau gue tipikal pengikut hype trend. Okay, let's just forget 'bout that and spill out my random thought 'bout  this Perahu Kertas.

       
        Bukan salah kita sepenuhnya kalau kita suka ngebandingin sebuah film dari novelnya--ini hanya berlaku untuk novel yang dialih wahana, ya. Meski bahasa verbal dan bahasa visual, konon, punya interpretasi beda, tetep aja, comparing those things each other itu nggak bisa dihindarin.

Kamis, 26 September 2013

Ngobrol Buku IFC "MEMENTO by Wulan Dewatra" [2 September 2013]


Saya menerima Memento 6 September 2013. Paket Memento harus saya susul ke kantor cabang JNE Kendari karena Mbak yang lagi jaga asrama menolak paket ini tanpa saya :). Hanya membutuhkan dua hari untuk mendistribusikan keenam Memento pada penerimanya. Namun, sangat tidak mudah menemukan Minggu sore yang lowong untuk menyatukan enam cewek supersibuk ini. Mala, Nurul, dan Intan, yang sibuk sama kegiatan akademik dan ekskul kampusnya, Awi yang sibuk dengan aktivitas kantor dan kekarantinaan pelabuhan, Leea yang sibuk dengan aktvitas misteriusnya (nggak pernah dipublikasi soalnya), dan Amaya yang baru menyelesaikan penelitian tugas akhir. Sebenarnya, ada satu member lagi. Nafilah. Sayangnya, karena kelelahan, Nafilah ketiduran dan tidak sempat hadir. Nafilah hanya menjanjikan review Memento yang kemudian diberikan pada saya untuk saya selipkan dalam liputan ini.

Rabu, 28 Agustus 2013

Tentang Kami

      Beberapa tahun belakangan, kota kami, Kendari--kota yang hampir tidak pernah disebutkan dalam daftar peraih prestasi dalam media-media nasional, kecuali yang berhubungan denga bencana alam, ibukota propinsi Sulawesi Tenggara, mulai menggeliat dalam dunia kreatif. Komunitas-komunitas kreatif bermunculan dengan cepat. Komunitas film, komunitas drama, komunitas sastra daerah, komunitas parkour, komunitas street fighter, komunitas beatbox, komunitas penulisan, hingga komunitas penggemar Korea, sangat menarik perhatian kawula muda kota ini. Para pembaca buku fiksi pun tidak mau ketinggalan memunculkan diri.

Kamis, 23 Mei 2013

Cinta Kamu, Aku [Sebuah Resensi]

Judul: Cinta Kamu, Aku (Ini Bukan Drama Radio)
Penulis: Irfan Ihsan
Penyunting: Rina Wulandari
Penerbit : Noura Books
Tebal halaman : 320 halaman
Tahun terbit : Februari 2013

 Aan bertemu Risha untuk pertama kalinya, di studio Flash FM. Di malam Minggu, saat Aan membawakan program bertajuk Pengin Request—yang tidak lain adalah satu-satunya program yang diasuhnya. Risha datang—karena sebuah kesalahpahaman dengan manajernya yang tiba-tiba tidak bisa dihubungi—untuk melakukan wawancara dengan Flash FM.
 Dilihat dari sisi mana pun, Aan bukan pasangan yang serasi untuk Risha. Penyiar radio dengan air time pas-pasan—yang merasa berat untuk menanggung biaya kosan sebulan dan sering mengutang di warung depan kantor—untuk seorang penyanyi solo cantik dan berprestasi. Benar-benar bukan pasangan yang serasi. Tapi Aan memiliki apa yang "diinginkan" Risha. Kehangatan. Kehangatan itu juga dimiliki orang-orang yang dicintai Aan, yang kemudian disayangi Risha. Dan, cinta, selalu memiliki cara untuk bertahan di antara dua orang yang "pantas bersama", lalu mengubah hidup keduanya dengan cara yang tak terduga.